INFORMASI TKI/TKW

Divonis Hukuman Seumur Hidup, TKW Asal Indramayu Minta Bantuan Pemerintah


INDRAMAYU, (PRLM).-Tenaga kerja wanita (TKW) asal Desa Tegalmulya, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Mainah (30) terpaksa mendekam di penjara lantaran dituduh melakukan percobaan pembunuhan terhadap dua anak majikannya di Kuwait.

Atas tuduhan tersebut, Mainah diancam hukuman pidana seumur hidup melalui putusan pengadilan negeri setempat pada 2011.

Informasi yang dihimpun PRLM, tuduhan percobaan pembunuhan oleh Mainah dilaporkan majikannya Usama Albahan setelah mendapati dua anaknya yang berumur 11 tahun megalami luka-luka akibat benda tajam. Usama menuding Mainah melukai kedua anaknya, Haya dan Joud lantaran merasa terganggu tidurnya.

Laporan tersebut sampai ke Kedutaan Besar RI (KBRI) di Kuwait pada 16 Juli 2011. Selang dua hari kemudian, Tim Citizen Service (CS) KBRI Kuwait didampingi tim pengacara menelusuri kasus tersebut hingga ke kejaksaan setempat.

Pihak kejaksaan ternyata sudah melakukan investigasi dan mendakwa Mainah melakukan percobaan pembunuhan.

Kantor Pengacara KBRI Kuwait mengajukan banding terhadap putusan tersebut yang kemudian dikabulkan pengadilan setempat pada 2012.

Dengan mengajukan saksi ahli dr. Nivin Fahmi Albeshiawi, warga negara Mesir, Pengacara KBRI meminta dilakukan pemeriksaan forensik terhadap dua anak majikan Mainah.

Pada Maret 2013, KBRI Kuwait menerima laporan hasil pemeriksaan tersebut yang menyebutkan bahwa kedua anak majikan Mainah diduga kuat saling melukai tanpa keterlibatan Mainah. Sebab, jika Mainah melukai keduanya, secara psikologis kedua anak itu akan langsung meminta tolong dan melaporkannya kepada orang tua mereka.

Pada April 2013, pengadilan negeri setempat menindaklanjuti kasus itu dengan meminta keterangan saksi, yakni dua anak majikan Mainah. Namun, putusan pengadilan tertunda lantara kedua anak itu tak memenuhi panggilan.

Melalui laporannya, Direktur Perlindungan WNI dan BHI, Krishna Djaelani mengungkapkan bahwa sidang lanjutan akan digelar pada waktu yang belum ditentukan. Namun, secara berkala, pihaknya terus memberikan infromasi kepada Mainah di penjara terkait dengan perkembangan kasusnya.

Menanggapi kasus yang menimpa anaknya, orang tua Mainah, Sunanta didampingi istrinya, Sainah mengaku tidak percaya jika anaknya melakukan percobaan pembunuhan. Pasalnya, Mainah dikenal memiliki perangai baik dan tidak pernah berbuat di luar batas kewajaran selama berada di kampung halaman.

“Ya kami tidak percaya. Tahu-tahu ada informasi anak kami mencoba membunuh anak majikannya. Itu tidak mungkin,” kata Sunanta saat ditemui di kediamannya, Blok Lampok, Desa Tegalmulya, Kecamatan Krangkeng kemarin.

Sunanta mengatakan, putri keduanya itu berangkat ke Kuwait pada 2009 melalui PT Binhasan Maju Sejahtera setelah bercerai dengan suaminya. Sejak ditinggal anaknya ke Kuwait, Sunanta mengaku hanya mendapatkan sekali kiriman uang.

“Sejak saat itu, kami tidak menerima kiriman lagi. Bahkan, kami juga kehilangan kontak dengan Mainah. Tahu-tahu sekarang ada informasi begini,” ucapnya.

Sejak mendapatkan informasi anaknya dipenjara, Sunanta mengaku kedatangan banyak pihak termasuk kepolisian sektor dan koramil setempat yang mempertanyakan kasus tersebut.

Meski demikian, menurut dia, hingga kini Pemerintah Kabupaten Indramayu belum mendatangi rumahnya untuk sekadar menanyakan informasi tersebut.

“Ya kami harap pemerintah daerah membantu mengupayakan bantuan hukum untuk meringankan hukuman anak kami,” ujarnya. (A-192/A-89)***

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

KLIK HIGERPIN

Silahkan Masukan Alamat Email anda

Bergabunglah dengan 12 pengikut lainnya

DAFTAR TAMU

  • 34,613 hits

REDAKSI

%d blogger menyukai ini: