POLITIK PEDESAAN

PILWU SERENTAK DI 140 DESA KABUPATEN INDRAMAYU APA DAN BAGAIMANA


Tinggal hitungan hari Pemerintah Kabupaten Indramayu akan menyelenggarakan pemilihan kuwu secara serentak di 140 Desa yang tersebar di 30 kecamatan. Dikatakan oleh Dedi Darpadi,Kabag Otonomi Desa ( Otodes) mengatakan bahwa pemilihan Kuwu secara serentak tersebut dilaksanakan pada 07 Desember 2011 mendatang.

Landasan Aturan Pilwu dan Bantuan Anggaran Pilwu Pemkab Indramayu
Berdasarkan Perda Kabupaten Indramayu No. 8 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Desa dan Peraturan Bupati Indramayu Nomor 3 A Tahun 2011 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Pemilihan Kuwu dan Pengangkatan Pejabat Kuwu.

Sedangakan Anggaran untuk biaya pemilihan kuwu sebesar 10 Juta/desa yang diambil dari APBD II Kabupaten Indramayu. Sedangakan kekurangan biaya pemilihan kuwu tersebut di lakukan dengan Musyawarah bersama panitia pemilihan Kuwu setempat. Pihak Pemerintah kabupaten Indramayu memberikan asumsi biaya pemilihan kuwu. Dimana Jika hak pilih sebanyak 4.000 Orang maka biaya yang dikeluarkan sebesar 65 Juta,tetapi apabila hak pilih lebih dari 4.000 orang maka ditambah biaya sebesar 15%. (Suara Karya,18/10/2011)

Anggaran Biaya Pengamanan Pemilihan Kuwu sebesar 800 Juta
Pemerintah Kabupaten Indramayu sudah menganggarkan biaya pengamanan pemilihan kuwu di 140 desa sebesar 800 juta yang berasal dari APBD 2011 sebesar 500 juta dan APBD perubahan sebesar 300 Juta. Dimana distibutor anggaran keamanan tersebut di lakukan melalui polres dan TNI. (pelitaonline,12/10/2011)

Namun besarnya biaya pengamanan di tentang oleh Aliansi Peduli Desa (APD),pasalnya kurang transparansi aturan yang dikeluarakan oleh pihak Pemkab Indramayu karena biaya pemilihan desa sebesar 65 juta,biaya pengamanan sebesar 800 juta dan pembentukan panitia pengawasan pemilihan desa. (metronews,4/11/2011)

Pemkab Indramayu Keluarkan Macan Kertas Jaminan Kualitas Pemilihan Kuwu dan menghidari praktek perjudian
Keputusan Bupati No. 141.1/Kep.89-Otdes/2011 Tentang Penetapan Hari Pelaksanaan Pemilu Serentak. Keputusan tersebut dihadapkan dapat ; (1) Meningkatkan kualiats pemiliha kuwu dan (2) menghindari aksi judi pilwu.

Berdasarkan penetapan biaya pemilihan kuwu yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu sebesar 65 juta dengan jumlah hak pilih sebanyak 4.000 orang atau 16.250/hak pilih. Dengan subsidi Pemkab Indramayu sebesar 2.500/hak pilih dan sisanya ditanggung oleh Dana simpanan Pilwu yang bersumber dari APBedes sebesar 1.250/hak pilih dan Dana Swadaya Keluarga Calon Kuwu sebesar 12.500/hak pilih atau sebesar 50 juta. Hal tersebut apabila biaya yang dikeluarakan oleh Pemkab Indramayu dan Dana Simpanan Pilwu di distribusikan secara utuh tanpa potongan atau pengecualian.

Sedangakan biaya pengamanan yang dikeluarkan oleh pihak Pemkab Indramayu guna operasional keamanan sebesar 800 juta atau 5.714.286/desa dan atau 1.428/ Hak Pilih,dimana didistibusikan melalui Polres dan TNI dan diharapkan dapat memberikan jaminan keamanan dalam pelaksanaan pemililihan kuwu mendatang. Lalu siapkah sumbangan swadaya keluarga calon kuwu menanggung biaya pemilihan kuwu sebesar 11.072/hak pilih atau kalau hak pilihnya sebanyak 4.000 biaya yang harus ditanggung sebesar 44.288.000,-atau lebih karena siapa yang menanggung biaya tak terduga pemilihan kuwu? Dan biaya operasional kampanyae termasuk biaya wedangan. Namun apabila jumlah hak pilih melebihi 4.000 hak pilih maka pembengkakan biaya pemilihan kuwu yang ditanggung oleh dana swadaya keluarga calon.

Mampukan pihak Polres Indramayu menyediakan Pasukan Pengamanan dengan jumlah yang cukup karena pemilihan kuwu dilakukan secara serentak dan biaya hanya 800 juta? Juga personil TNI yang ada di Kodim Indramayu tersebut?

Siapa yang bertanggungjawab terhadap biaya pengamanan pemilihan kuwu pra pemilihan kuwu yang kerap kali perang isu dari calon kuwu,dimana bisa menimbulkan kekacauan atau perbuatan yang tidak menyenangkan.

Apakah biaya pemiluhan kuwu dengan asumsi hak pilih 4.000 orang dan biaya sebesar 65 juta dapat memberikan kinerja panitia pemilihan kuwu,panwas dan muspika yang demokratis dan bertindak sebagai wasit demokrasi dan pelayan demokrasi bagi warga desa dan Calon kuwu,sehingga memberikan hasil kinerja yang jurdil dalam pemilihan kuwu mendatang.

Butuh koodinasi dan pengorganisasian secara tranparansi dari semua pihak sebagai pelaksana pemilihan kuwu pada 07 desember mendatang. (Badi,13/11/2011)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

KLIK HIGERPIN

Silahkan Masukan Alamat Email anda

Bergabunglah dengan 12 pengikut lainnya

DAFTAR TAMU

  • 34,613 hits

REDAKSI

%d blogger menyukai ini: