INFO DESA HARI INI

AJIAN PENCITRAAN DIRI BEKAL MENUJU KURSI BUPATI DAN WAKIL BUPATI CIREBON PERIODE 2013-2018


Kurang dari 3 tahun mendatang pesta demokrasi di Kabupaten Cirebon akan dilangsungkan, namun wacana para calon sudah mulai berkeliaran di media massa yang menyatakan siap untuk maju menjadi Bupati dan wakil Bupati Cirebon.

DPC PDI Perjuangan Kab. Cirebon Siap Mencalonkan Ketua DPC H Tasya Somadi Al Gotas

Menurut Aan Setiawan, salah satu Pengurus DPC PDI Perjuangan mengatakan Bahwa Pencalonan H Tasya Somadi Al Gotas, merupakan satu pilihan yang tepat karena kader terbaik DPC PDI Perjuangan yang di miliki saat ini,terbukti  selama dua kali pemilu DPC PDI Perjuangan mendapatkan suara terbanyak untuk tingkat Jawa Barat. (Dalam rilis berita di LPRI, 08/04/2011).

Dikatakan oleh Ahmad Gunawan,salah satu Dewan Pertimbangan PDIP Kab. Cirbon bahwa perlu koordinasi Internal Partai dan sosialisasi terhadap kader PDIP Kab. Ciebon Terlebih dahulu guna merapatkan barisan untuk memenangkan pilbup mendatang.

Suara Tokoh Masyarakat Wilayah Cirebon Timur  yang mengusung putra atau putri WTC yang akan di jagokan dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Cirebon

Menurut H Sutarno, salah satu Tokoh Masyarakat Wilayah Timur Cirebon (WTC) bahwa Menurut Sutarno, sederhanannya jika ingin memeroleh banyak suara pada Pilkada Kab. Cirebon, harus ada tokoh pembaharu dari WTC yang ikut berkompetisi. Sebagian besar warga WTC dipastikan akan mendukung penuh calonnya dari timur tersebut. Dia menangkap adanya aspirasi yang cukup kuat dari warga di WTC agar kepala daerahnya berasal daerah tersebut.

Disebutkan, terdapat sejumlah tokoh dari WTC yang memiliki kapasitas untuk turut serta dalam pilkada. Salah satunya HM. Anwar Asmali yang kini kembali terpilih sebagai Ketua DPD Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Jawa Barat.

Sutarno mengaku, telah mendengar KH. Adib Rofiuddin Izza dari Pondok Pesantren Buntet mendoakan H. Anwar Asmali untuk menjadi bupati ketika Musda APTRI Jabar digelar belum lama ini. “Saya rasa ini sebuah isyarat bahwa figur Anwar patut diperhitungkan. Beliau selain berhasil mengokohkan APTRI sebagai lembaga swadaya masyarakat yang mengakat harkat dan martabat petani tebu, beliau juga telah banyak berbuat untuk warga WTC. Kepeduliannya dibidang kemasyarakatan dan jaringan sosial  yang dimilikinya menjangkau seluruh WTC,” katanya.

Dia menambahkan, dalam komunikasi politik demokrasi dikenal dengan adanya figur, struktur dan kultur. Ketiganya harus dimiliki calon pemimpin yang teknis pemilihannya dipilih langsung masyarakat.

Pencitraan H. Anwar, yang merupakan hasil dari sayap kegiatan sosial berupa penyediaan ambulance gratis, lanjut Sutarno, mobil jenazah gratis, pendidikan, penguatan ekonomi petani tebu dan lainnya membuat dia masuk dalam jajaran figur terkenal di WTC. Dia juga mempunyai struktur dan kultur yang dikuasai karena dari sisi primodial masih dalam satu daerah.

Sementara itu, HM. Anwar Asmali ketika dikonfirmasi menyampaikan rasa terima kasih atas doa dan dukungan dari berbagai pihak terkait dukungannya agar ikut serta dalam pilkada. Namun, Anwar menyatakan, masih banyak tokoh dari WTC yang jauh lebih pantas.

“Saya sekarang konsentrasi mengemban amanah menjadi Ketua APTRI Jabar yang memang mayoritas lahannya ada di WTC. Tapi soal maju dalam pilkada, saya rasa terdapat figur yang jauh lebih pantas,” ungkapnya. (Kutipan, Pikiran Rakyat Online (11/04/2011).

Kesiapan H. Tasya Somadi Al Gotas dan HM Anwar  Asmali  menjadi Calon Bupati Cirebon Periode 2013-2018 baru Tahap Pencitraan

Munculnya wacana dari Pengurus DPC PDIP Kab Cirebon terkait dengan kesiapan mencalonkan salah satu kader terbaiknya yaitu H. Tasya Somadi Al Gotas merupakan titik yang akan membentuk berbagai bidang terutama proses pencitraan sebagai dasar untuk maju menjadi kandidat Calon Bupati mendatang.

Begitupun dengan HM Anwar Asmali yang meminta dukungan dari H. Sutarno dan KH. Adib Rofiuddin Izza dari Pondok Pesantren Buntet merupakan bukti bahwa dirinya telah siap maju dalam pencalonan Bupati Cirebon mendatang.

Kesiapan mereka menjadi kandidat bupati Cirebon merupakan dasar untuk mencari kendaraan partai atau independen, namun mereka sudah mulai melakukan proses pencitraan diri walaupun pilbup masih kurang 2 tahun lagi.  Hal tersebut salah satu bukti bahwa pencitraan diri merupakan  bekal mencari kendaraan politik dan massa pendukung. (Badi,12 April 2011)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

KLIK HIGERPIN

Silahkan Masukan Alamat Email anda

Bergabunglah dengan 12 pengikut lainnya

DAFTAR TAMU

  • 34,613 hits

REDAKSI

%d blogger menyukai ini: