INFO DESA HARI INI

ENAM DESA MENJADI DESA PERADABAN DAN KUWU LESUH DARAH ADD BELUM CAIR DI PEMKAB INDRAMAYU


Enam Desa di Kabupaten Indramayu Mendapatkan Bantuan Desa Peradaban

Enam desa di Kab. Indramayu tahun 2010 memperoleh bantuan dana Desa Peradaban masing-masing Rp 1 miliar atau senilai total Rp6 miliar dari Pemprov Jabar.

 

Kenam Desa tersebut adalah; (1) Plawangan Kecamatan Bongas,(2) Ranca Mulya Kecamatan Gabuswetan,(3) Cikedung Lor Kecamatan Cikedung,(4) Larangan Jambe Kecamatan Kertasemaya,(5) Bodas  dan (6) Kerticala Kecamatan Tudana.

 

Kasie Pengembangan Kapasitas Pemerintahan Desa dan Kelurahan Sugeng Waluyo, didampingi Kabid Pengembangan Desa dan Kelurahan Dra. Andi Rugayah, M.Si dihubungi Pos Kota, Senin (13/12) mengemukakan, desa yang memperoleh bantuan Desa Peradaban harus memenuhi kriteria. Misalnya pernah mengikuti lomba desa, jumlah penduduk serta tata desa yang memungkinkan dan sebagainya.

 

Sugeng mengemukakan, bantuan Desa Peradaban digunakan untuk kegiatan fisik dan ekonomi. “Kegiatan fisik meliputi pembangunan sarana dan prasarana pendidikan, kesehatan termasuk olah raga. Sedangkan kegiatan ekonomi membantu permodalan warga sehingga daya beli warga meningkat,” ujarnya.

 

Desa Peradaban itu intinya adalah membangun desa mandiri dengan menggerakan semua potensi desa termasuk penciptaan lapangan kerja dan pengentasan kemiskinan, sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat.

Desa Peradaban juga mengupayakan agar warga betah tinggal di desanya. “Masyarakat nantinya tidak usah sekolah atau berobat keluar desa yang jaraknya jauh tapi cukup di desanya,” kata Sugeng Waluyo.

 

Sejumlah Kuwu Lesuh Darah Karena ADD belum Cair

Sejumlah kades di Indramayu terkena “lesu darah”, gara-gara sisa anggaran ADD (Alokasi Dana Desa) tahap ke-2 hingga Selasa (14/12) masih belum bisa dicairkan.

Padahal, kata salah seorang anggota Badan Perwakilan Desa H. Abdul, tahun anggaran 2010 ini waktunya akan berakhir. Anggaran ADD tahap ke-2 yang belum cair itu jumlahnya 40 persen dari seluruh anggaran ADD Rp26,622 miliar.

Anggaran ADD Tahun 2010 diterima desa dalam jumlah yang bervariasi. Antara Rp90 juta – Rp120 juta. Sampai saat ini masih ada ratusan kades yang belum bisa mencairkan sisa anggaran ADD itu. Pencairan anggaran ADD sesuai juknis, dibagi 2 tahap. Tahap pertama 60 persen, cair Juli – Agustus 2010. Sisanya 40 persen hingga kini belum cair.

 

Kabid Pengembangan Desa dan Kelurahan pada Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan, Dra. Andi Rugayah, M.Si dikonfirmasi Pos Kota, kemarin membenarkan masiha banyak kades yang belum bisa mencairkan sisa anggaran ADD. Anggaran ADD yang belum cair pada tahap ke-2 itu jumlahnya 40 pesen dari seluruh anggaran ADD se-Kab. Indramayu sebesar Rp26,622 Milyar.

Diakui, sebagian kades yang lain sudah mencairkan sisa anggaran ADD sejumlah Rp4 Milyar. “Untuk proses pencairan tahap ke-2 kami sudah mengirimkan berkas persyaratan pencarian ADD ke DPPKAD (Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah). Soal kapan pencairannya, itu tergantung DPPKAD,” ujarnya.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

KLIK HIGERPIN

Silahkan Masukan Alamat Email anda

Bergabunglah dengan 12 pengikut lainnya

DAFTAR TAMU

  • 34,613 hits

REDAKSI

%d blogger menyukai ini: