INFO DESA HARI INI, POLITIK PEDESAAN

POLITIK PENCITRAAN MELALUI WEDANGAN SEBAGAI KENDARAAN MENUJU BALAI DESA JAGAPURA LOR


Oleh

Sentral Informasi Desa kita

Politik Pencitraan Sebagai Bentuk Dasar Kampaye

Pencitraan adalah suatu cara untuk membangun image kepada publik. Dalam buku Theories of Human Communication karangan Little John, dikatakan untuk memenangi atau membangun politik pencitraan dibutuhkan retorika yang sesungguhnya adalah bagian dari politik pencitraan. Mengapa? Karena di dalam retorika terdapat penggunaan simbol-simbol yang dilakukan oleh manusia. Karena itu, retorika berhubungan erat dengan komunikasi persuasi. Sehingga dikatakan retorika adalah suatu seni dari mengonstruksikan argumen dan pembuatan pidato. Little John mengatakan retorika adalah ” adjusting ideas to people and people to ideas” (Little John, 2004, p.50).

 

Politik pencitraan ini mutlak harus dilakukan oleh para Bakal Calon Kuwu Desa Jagapura Lor sekarang ini. Banyak cara yang dilakukan. Salah satunya dengan memanfaatkan media, baik elektronik maupun cetak dan juga melalui Open House. Menurut Gabriel Almond, semua bentuk interaksi manusia melibatkan komunikasi. Media massa seperti televisi, radio, surat kabar dan majalah atau lainnya ikut mempengaruhi struktur komunikasi dalam masyarakat. Maka sering disebut dengan komunikasi politik.

Pembangunan dan pengelolaan komunikasi politik yang baik diharapkan dapat memperlancar jalan menuju Balai Desa Jagapura Lor.

Apakah Wedangan  Kendaraan Menuju Balai Desa Jagapura Lor

Budaya Wedangan merupakan bagaian dari politik pencitraan bakal calon Kuwu Desa Jagapura Lor,terlepas apakah wedangan tersebut mampu memberikan nilai positif atau negatif terhadap politik pencitraan bakal calon Kuwu tersebut. Secara Budaya wedangan merupakan bentuk dari kesiapan seseorang yang akan maju dalam merebut kursi nomor satu Desa Jagapura Lor. Walaupun proses pendaftaran masih menunggu hampir delapan bulan mendatang.

 

Wedangan merupakan simbolis dari proses politik pencitraan yang dilakukan oleh Bakal Calon Kuwu, dimana kebasahaannya masih di pertanyakan karena efektif dan efisien dari wedangan belum mampu memberikan pencitraan secara utuh bagi seseorang yang mau maju dalam perebutan Kursi Nomor satu Jagapura Wetan. Hingga hari ini wedangan hanya menjadi simbol seseorang yang akan mencalonkan diri menjadi Kuwu.

 

Namun tidak menutup kemungkinan wedangan merupakan proses yang memberikan nilai positif dalam pencitraan seseorang bakal calon dengan catatan bahwa wedangan merupakan media pembangunan dan pengelolaan komunikasi politik bagi seseorang yang akan maju ke perebutan kursi nomor satu Desa Jagapura Lor tergantung dari presepsi,strategi dan taktik seorang bakal calon.

 

Sedangakan bila di pandang dari sisi anggaran biaya kampanye maka wedangan yang jauh-jauh hari dilakukan oleh seseorang yang mencalonkan diri menjadi Kuwu kan membengkak dan kurang efektif dalam manajemen keuangan kampanye.

 

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

KLIK HIGERPIN

Silahkan Masukan Alamat Email anda

Bergabunglah dengan 12 pengikut lainnya

DAFTAR TAMU

  • 34,613 hits

REDAKSI

%d blogger menyukai ini: