EKONOMI PEDESAAN

SEWA RATUSAN HEKTAR SAWAH ASSET PEMKAB CIREBON DI PERSOALKAN


SUMBER, (PRLM).- Sewa Ratusan hektare lahan sawah aset Pemkab. Cirebon yang berada di sejumlah kecamatan dipertanyakan. Instansi yang terkait diminta untuk melakukan lelang secara transparan sehingga hasilnya bisa meningkatkan PAD.

Hal itu disampaikan Koordinator Jaringan Advokasi Masyarakat Pinggiran (Jampi), Khasnudin, Rabu (22/9). Menurutnya, Bagian Perlengkapan Setda Kabupaten Cirebon seharusnya melakukan mekanisme lelang dalam penyewaan aset seluas hampir 300 hektare tersebut.

“Selama ini Bagian Perlengkapan sebagai pengelolaanya tidak pernah melakukan lelangan sehingga PAD yang masuk ke kas daerah sangat kecil, tidak sebanding dengan aset yang ada,” katanya.

Dia menyayangkan pihak pengelola aset yang begitu besar dan semestinya bisa dimanfaatkan masyarakat banyak. Diduga, ada sejumlah oknum pejabat yang bermain sehingga mekanisme lelang tidak dilakukan. “Aneh, Bagian Perlengkapan sudah menunjuk pemenang, padahal masyarakat yang datang berani menyewa dengan harga yang jauh lebih tinggi,” katanya.

Seharusnya, lanjut dia, penggarapan aset daerah tersebut lebih memprioritaskan para petani kecamatan setempat, namun saat ini hanya menunjuk satu orang penyewa. Itu pun berasal dari luar kecamatan setempat. Penyewa yang ditunjuknya ternyata hanya berperan sebagai calo karena aset tersebut kemudian ditawarkan kembali kepada petani setempat dengan nilai sewa yang sangat tinggi.

Dikatakan, aset pemda di kecamatan Kaliwedi seluas 25 hektare hanya dipatok harga kurang dari Rp 100 juta karena pagu sewa sawah yang ditetapkan Bagian Perlengkapan di daerah itu hanya berkisar Rp 3-4 juta/hektare. Penyewa yang ditunjuk nyatanya menyewakan lagi kepada petani dengan harga bisa dua kali lipat.

“Hal ini Jelas merugikan petani setempat. Oleh karena itu, kami mendesak Bagian Perlengkapan untuk membatalkan penunjukan tersebut karena jelas menyalahi aturan,” kata Khasnudin, menegaskan, seraya mengancam akan melaporkan kasus tersebut ke pihak berwenang apabila tuntutannya tidak dikabulkan.

Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, H. Tasiya Soemadi Algotas mengatakan, akan memanggil pejabat Bagian Perlengkapan Setda Kab. Cirebon untuk memberikan keterangan terkait sewa aset tersebut. Menurut dia, seharusnya dilelang untuk meningkatkan pendapatan daerah. Dia menegaskan, aset pemda itu wajib hukumnya untuk dilelang. Adanya aturan bukan untuk dilanggar. “Saya akan secepatnya memanggil Kabag Perelengkapan untuk menjelaskan persoalan tersebut,” katanya. (A-146/das)***

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

KLIK HIGERPIN

Silahkan Masukan Alamat Email anda

Bergabunglah dengan 12 pengikut lainnya

DAFTAR TAMU

  • 34,613 hits

REDAKSI

%d blogger menyukai ini: