INFORMASI TKI/TKW

PANGKAS CALO,BNP2TKI OPTIMALKAN KBBM


Jakarta, BNP2TKI, Sabtu (18/07) — Eksistensi tenaga kerja Indonesia (TKI) masih acapkali diidentikkan dengan lumbung duit. Sehingga mereka kerapkali dijadikan sasaran empuk praktik bisnis tidak elok, dan bahkan diperas oleh oknum yang secara sengaja ingin menghisab keringat jerih-payah para “pahlawan devisa” negara itu.

Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), kata Direktur Sosialisasi dan Kelembagaan BNP2TKI, Ir Yunafri, merasa prihatin dengan adanya praktik bisnis tidak elok itu, dan sekaligus terpanggil untuk membenahi pelayanan yang mudah, cepat, murah, aman dan nyaman bagi para calon TKI maupun TKI.

“Untuk memberikan pelayanan yang mudah, cepat, murah, aman dan nyaman, BNP2TKI telah membuat program Kelompok Berlatih Berbasis Masyarakat (KBBM) di daerah-daerah kantong TKI,” ungkap Yunafri dalam dialog bertema “Penguatan Kinerja BNP2TKI, Optimalisasi Peran dan Kewenangan Penempatan dan Perlindungan TKI” yang disiarkan langsung oleh Radio El-Shinta Jakarta, Jum’at (16/07) malam.

Yunafri menjelaskan, program KBBM diluncurkan untuk menjaring para calon TKI yang benar-benar terlatih dan prosedural. Pelaksanaan KBBM dilakukan di desa-desa atau daerah-daerah yang menjadi kantong TKI.

Dengan adanya KBBM, jelas Yunafri, warga masyarakat calon TKI tidak perlu lagi datang ke PJTKI (sekarang Penyelenggara Penempatan TKI Swasta/PPTKIS) untuk mengikuti pelatihan berhari-hari di lokasi yang mungkin jauh dari rumah calon TKI.

Yunafri menjelaskan, program KBBM dimaksudkan untuk mendekatkan pelayanan dengan warga masyarakat calon TKI. Sebab, bagi para calon TKI yang telah mengikuti program KBBM nantinya akan diberikan sertifikat, dan akan disalurkan ke PPTKIS yang membutuhkannya.

“Jadi, PPTKIS cukup melanjutkan dengan medical check up atau tes kesehatan, sebelum kemudian memberangkatkan calon TKI ke negara tujuan penempatan. Inilah yang dikatakan bentuk optimalisasi untuk calon TKI, dan memangkas praktik percaloan terhadap calon TKI,” kata Yunafri.

Dijelaskan pula, pada 2009 lalu, BNP2TKI telah meluncurkan 20 KBBM. Kemudian pada 2010 ini ditingkatkan menjadi 70 KBBM di seluruh Indonesia. Pada tahun-tahun mendatang diupayakan jumlah KBBM terus ditingkatkan.

Bentuk optimalisasi lain dalam pelayanan calaon TKI maupun TKI yang dilakukan BNP2TKI ini, kata Yunafri, adalah diluncurkannya Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri (KTKLN). KTKLN ini merupakan salahsatu bentuk perekam data yang didalamnya juga terkandung sidik jari dan foto TKI.

“Dengan adanya KTKLN ini, calon TKI atau TKI dan PPTKIS bisa mendapatkan pelayanan lebih mudah, cepat, dan prosedural,” katanya.

Dorong TKI Formal

Maraknya sorotan publik terhadap tindak kekerasan TKI di negara penempatan — seperti kerap terjadi di negara-negara kawasan Timur Tengah dan Malaysia — dikatakan Yunafri, karena muara penyebabnya sebagian besar pada pola rekruting calon TKI yang tidak prosedural dan instan.

Di samping itu kebanyakan dari kasus TKI bermasalah, seperti di Malaysia, sebut Yunafri, karena tidak berdokumen (undocumented) atau TKI ilegal.

Untuk mengantisipasi praktik pengiriman TKI undocumented ini, BNP2TKI juga mengoptimalkan pembentukan Bursa Kerja Luar Negeri (BKLN) di daerah-daerah kantong TKI di seluruh Indonesia.

Yunafri menyebutkan, adanya BKLN dimaksudkan untuk mendorong peningkatan pengiriman TKI formal. “Sebab, dengan adanya BKLN di daerah-daerah, penyiapan Calon TKI tidak lagi bertumpu di Jakarta. Yang terjadi pada saat ini, penyiapan Calon TKI di Jakarta sekitar 60 persen, sedang sisanya 40 persen dilakukan di daerah. Disamping itu, dengan dibentuknya BKLN ini juga akan menekan pengiriman TKI informal,” ungkap Yunafri.

Sekarang ini, sebut Yunafri, sudah ada 16 BKLN yang tersebar di 15 kabupaten/kota di tujuh provinsi di seluruh Indonesia. Yakni, di Sumatera Utara ada 1 BKLN, Jawa Barat 5 BKLN, Jawa Tengah 5 BKLN, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) 2 BKLN, dan Jawa Timur, Sulawesi Selatan, serta Sulawesi Tenggara, masing-masing 1 BKLN.

Ke depan, sudah diupayakan agar disetiap kabupaten/kota — terutama daerah-daerah kantong TKI — bisa dibentuk BKLN.

Yunafri menambahkan, untuk meningkatkan pengiriman TKI formal ini, BNP2TKI telah menargetkan pada t2011 mendatang sudah mengalami perubahan menjadi 40 persen, “Syukur-syukur kalau bisa mencapai 50 persen,” katanya sembari menyebutkan, yang terjadi pada saat ini, dari sekitar 6 juta lebih TKI yang tersebar di 42 negara tujuan penempatan di seluruh dunia, kurang lebih 70 persen TKI informal.

“Target 40 persen pengiriman TKI formal ini merupakan tantangan, tetapi juga sekaligus peluang,” tegasnya.***(Imam Bukhori)

Diskusi

2 thoughts on “PANGKAS CALO,BNP2TKI OPTIMALKAN KBBM

  1. saya sudah lama ingin kerja ke USA, atu eropa. teman2 jk ada info tlg di krm ke saya ya. makasih sebelumnya. ph. 081380163185

    Posted by ali | 18/08/2010, 4:24 pm
  2. jk ada info job ke usa, eropa, tlg di info ke saya. ph 180380163185

    Posted by ali | 18/08/2010, 4:25 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

KLIK HIGERPIN

Silahkan Masukan Alamat Email anda

Bergabunglah dengan 12 pengikut lainnya

DAFTAR TAMU

  • 34,613 hits

REDAKSI

%d blogger menyukai ini: